Galau Di Menit Akhir, Eks Borussia Dortmund Lucien Favre Batal Latih Crystal Palace
Mantan pelatih Borussia Dortmund, Lucien Favre, dipastikan batal menjadi manajer baru Crystal Palace.
Seperti dilansir dari Sky Sports, Favre berubah pikiran pada menit-menit akhir. Padahal, ia disebut telah sepakat melatih Palace. Rencana transfer pun sudah berjalan.
Sebelum memutuskan mundur, Favre cuma tinggal menunggu waktu untuk diresmikan Palace. Pelatih berusia 63 tahun itu sisa menunggu pengesahan izin kerja dan finalisasi kontrak.
Favre—yang dipecat Dortmund pada Desember lalu—diplot sebagai suksesor manajer Palace terdahulu, Roy Hodgson, yang memilih mundur selepas musim 2020/21.
Prioritas awal Palace adalah menunjuk manajer yang punya jam terbang di Liga Primer Inggris. Tapi, klub melonggarkan syarat untuk mempercepat penunjukan.
Reputasi Favre dengan kemampuan mengembangkan pemain muda telah menarik minat Palace, yang menargetkan integrasi pemain akademi dan senior pada musim depan.
The Eagles juga mempertimbangkan Frank Lampard, Patrick Vieira, dan manajer Swansea Steve Cooper. Sedangkan Valerien Ismael, yang sukses bersama Barnsley sudah resmi ke West Bromwich.
Hodgson meninggalkan klub masa kecilnya setelah ditunjuk sejak 2017 dan membawa Palace finis di urutan ke-14 pada musim terakhirnya.
Adapun kondisi Palace nyaris serupa dengan dua klub EPL lainnya, yakni Tottenham Hotspur dan Everton, yang masih kelimpungan mencari manajer baru.